PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
JAHE UNDUR-UNDUR ALTERNATIF MENGOBATI
DIABETES MELITUS
JENIS KEGIATAN
PKM-GT
DIUSULKAN OLEH:
HANIK TRI WAHYUNI H3111032 / 2011
ENNY SUNDARI H3111021 / 2011
AYU WULANSARI H0708084 / 2008
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2012
HALAMAN PENGESAHAN USULAN PKM-GT
1. Judul Kegiatan : Jahe Undur-Undur Alternatif Mengobati Diabetes
Melitus
2. Bidang Kegiatan :() PKM-AI (Ö) PKM-GT
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Hanik Tri Wahyuni
b. NIM : H3111032
c. Jurusan : D3 Teknologi Hasil Pertanian
d. Universitas : Universitas Sebelas Maret Surakarta
e. Alamat Rumah dan No.HP :Kiringan Rt 09/03, Manggis, Mojosongo, Boyolali 085743930843
f. Alamat e-mail : haniktriwahyuni@yahoo.co.id
4. Anggota Penulisan : 2 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama lengkap dan Gelar : Edhi Nurhartadi, S.T.P., M.P.
b. NIP : 197606152009121002
c. Alamat Rumah :Jl. Dr. Wahidin No. 10 Yogyakarta 55222
d. No Tel./HP : 0274-585265/08121560536
Surakarta, 1Maret 2012
Menyetujui
Ketua Program StudiD3 Tek. Hasil Pertanian Ketua Pelaksana Kegiatan
(Ir. Choirul Anam, MP) (Hanik Tri Wahyuni)
NIP. 196802122005011001 NIM. H3111032
Pembantu Rektor III Dosen Pendamping
Universitas Sebelas Maret
(Drs. H. Dwi Tiyanto, S) (Edhi Nurhartadi, S.T.P., M.P.)
NIP. 195404141980031007 NIP.197606152009121002
.
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat serta Hidayah, akhirnya penulis dapat menyusun Karya Tulis dengan judul “ Jahe Undur-Undur Alternatif Mengobati Diabetes Melitus”.
Penulisan Karya Tulis ini sebagai bentuk peran aktif penulis dalam penulisan karya tulis yang diselenggarakan oleh Dikti.Penulis menyadari penyusunan PKM-GT ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena penulis mengharapkan masukan yang bersifat konstruktif demi perbaikan penyusunan PKM-GT di masa yang akan datang.
Dalam kesempatan ini penulis menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya PKM-GT ini. Besar harapan penulis, semoga PKM-GT ini dapat bermanfaat.Amiin.
Surakarta, 1Maret 2012
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL i
LEMBAR PENGESAHAN ii
KATA PENGANTAR iii
DAFTAR ISI iv
RINGKASAN v
PENDAHULUAN
Latar Belakang 1 1
Tujuan Penulisan 1
Manfaat Penulisan 1
GAGASAN
Kondisi kekinian 2
Solusi yang Pernah Dilakukan 2
Gagasan yang Diusulkan 2
Langkah-langkah Strategis 3
Tahap Pembuatan Serbuk Jahe 4
KESIMPULAN 5
DAFTAR PUSTAKA 5
DAFTAR RIWAYAT HIDUP PENULIS 7
DAFTAR RIWAYAT HIDUP PEMBIMBING 10
JAHE UNDUR-UNDUR SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN SEHAT BAGI PENDERITA DIABETES
Oleh:
Hanik Tri Wahyuni, Enny Sundari, Ayu Wulan Sari
Jurusan D3 Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta
RINGKASAN
Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang disebabkan oleh kenaikan gula darah dalam tubuh.Banyak orang yang masih mengganggap penyakit diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang hanya timbul karena faktor keturunan. Padahal, setiap orang dapat mengidap diabetes, tidak mengenal status sosial, ekonomi, maupun usia.
Berbagai pengobatan DM telah dikembangkan dan telah diterapkan pada banyak pasien. Namun, pengobatan pada pasien terkait pada beberapa mekanisme, antara lain: Insulin sensitizer, Secretagogues, Exenatide seminggu sekali, SGLT-2 Inhibitor, Agonis PPAR ganda, dan Glukokinase Aktivator.
Melihat fenomena tersebut, penulis mempunyai gagasan untuk memberikan alternatif pengobatan bagi penderita diabetes.Dalam tulisan ini penulis memanfaatkan perpaduan antara jahe dan undur-undur sebagai bahan utamanya.Bahan ini dipilih karena mudah dalam mendapatkan, mengolah, dan harganya terjangkau untuk semua kalangan.
Proses pembuatan jahe undur-undur sangat sederhana, yaitu dilakukan dengan cara pengupasan jahe, pencucian, pengeringan, penumbukan kemudian proses pencampuran serbuk jahe dengan serbuk undur-undur sesuai komposisi.
Dengan menggabungkan serbuk jahe dengan undur-undur, yang dibuat dalam bentuk minuman, diharapkan tidak akan ada lagi rasa enggan masyarakat untuk mengonsumsi undur-undur sebagai obat DM. Serbuk Jahe undur-undur dapat dijadikan alternatif pengobatan secara medis. Jahe undur-undur memiliki beberapa kelebihan adalah bahan baku mudah didapatkan, tidak menimbulkan efek samping, harganya terjangkau bagi semua kalangan, tidak menimbulkan bau sehingga konsumen tidak enggan untuk meminumnya, bebas bahan kimia, dapat dikonsumsi oleh semua umur, dan bereaksi cepat untuk menyembuhkan diabetes.
Hasil yang akan diperoleh dengan adanyajahe undur-undur ini yaitu membantu penderita diabetes golongan menengah ke bawah untuk sembuh dari penyakit diabetes, tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Selain itu penderita dapat mengurangi konsumsi obat-obatan kimia yang dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping atau penyakit lainnya. Sehingga diharapkan adanya penurunan persentase penderita diabetes di Indonesia, serta terciptanya suatu keadan masyarakat yang lebih sehat, dan semakin meningkatkan nilai guna jahe dan undur-undur.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Begitu banyaknya penderita Diabetes Melitus (DM) di seluruh dunia, membuat para peneliti terus mengembangkan pengobatan penyakit tersebut.Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penelitian dilakukan yang terkait dengan penyakit DM. Penelitian-penelitian tersebut tentunya dilakukan untuk menemukan pengobatan yang terbaik untuk DM. Penelitian-penelitian tersebut, termasuk berhasil ditemukannya pankreas buatan dan transplantasi sel beta.
Banyak orang yang masih mengganggap penyakit diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang hanya timbul karena faktor keturunan.Padahal, setiap orang dapat mengidap diabetes, tidak mengenal status sosial, ekonomi, tua maupun muda.Jumlah penderita diabetes secara global terus meningkat setiap tahunnya. Menurut data yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes Care tahun 2004, penderita diabetes di Indonesia pada tahun 2000 mencapai 8,4 juta orang dan menduduki peringkat keempat setelah India, China, dan Amerika Serikat. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat lebih dari dua kalinya pada tahun 2030 yaitu menjadi 21,3 juta orang.
Kondisi ini merupakan target potensial bagi banyak peneliti dan ilmuwan untuk menurunkan prevalensi diabetes. Kemajuan dalam pemahaman tentang patofisiologi diharapkan dapat membimbing para peneliti untuk mengembangkanm pengobatan yang lebih radikal dan maju.Namun sayangnya, berbagai pengobatan baru untuk DM yang telah ditemukan oleh para peneliti mungkin belum dapat diperoleh dan digunakan secara luas di negara berkembang.Melihat fenomena tersebut, penulis ingin memberikan solusi untuk memberikan alternatif minuman sehat bagi penderita diabetes.Dalam tulisan ini penulis memanfaatkan perpaduan antara jahe dan undur-undur sebagai bahan utamanya.Bahan ini dipilih karena mudah dalam mendapatkan, mengolah, dan harganya terjangkau untuk semua kalangan.Selain itu undur-undur darat (Myrmileon sp.) yang digunakan memiliki khasiat obat panyakit diabetes.
Tujuan Penulisan
1. Memberikan solusi alternatif yang mudah bagi penderita diabetes.
2. Memberikan pengobatan diabetes yang bebas bahan kimia dengan harga yang terjangkau.
3. Meningkatkan nilai guna jahe (Zingiber officinale) dan undur-undur (Myrmileon sp.) sebagai pengobatan diabetes.
4. Mengupayakan penurunan jumlah penderita diabetes di Indonesia.
Manfaat
1. Meringankan beban biaya masyarakat kelas menengah ke bawah untuk mengobati diabetes.
2. Memberikan wawasan pengetahuan kepada masyarakat bahwa jahe dan undur-undur dapat digunakan sebagai alternatif penyembuhan diabetes.
3. Menambah nilai guna dari undur-undur
4. Menurunkan jumlah penderita diabetes di Indonesia.
GAGASAN
Kondisi Kekinian
Diabetes mellitus (DM) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing gula adalah kelainan metabolis yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglisemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari: defisiensi sekresi hormon insulin, aktifitas insulin, atau keduanya, defisiensi transporter glukosa, atau keduanya (Wikipedia, 2012). Akibat kurangnya sensitifitas jaringan sasaran (otot, jaringan adiposa dan hepar) berespon terhadap insulin selanjutnya dikenal dengan resistensi insulin dengan atau tanpa hiperinsulinemia.Faktor yang diduga menyebabkan terjadinya resistensi insulin dan hiperinsulinemia ini adalah adanya kombinasi antara kelainan genetik, obesitas, inaktifitas, faktor lingkungan dan faktor makanan (Tjekyan, 2007).
Penyakit diabetes dapat diobati dengan undur-undur (Myrmeleon sp), terbukti secara medis, bahkan para dokter menganjurkan pasiennya untuk memakan binatang undur-undur yang masih hidup tanpa harus dibersihkan air terlebih dahulu (Mulyadi, 2011).Berdasarkan penelitian yang diketuai Tyas Kurniasih dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta berjudul Kajian Potensi Undur-Undur Darat (Myrmeleon sp) 2006, binatang ini mengandung zat sulfonylurea.Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin. Karena, ketika insulin dalam tubuh manusia menurun sementara kadar glukosa darah meningkat, maka terjadi ketidakseimbangan. Di mana insulin sebagai penghasil energi tubuh terus berkurang.Akibatnya, tubuh mudah terserang penyakit (Surya, 2010).
Mengonsumsi Undur-undur dapat menurunkan kadar gula darah yang cukup cepat dan drastis sehingga penggunaan undur-undur sebagai obat harus tahu takaran yang tepat (Bachtiar, 2007).
Pengeringan Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan proses pengurangan kadar air sampai batas yang terbaik sekitar 8-10 %; karena pada tingkat kadar air tersebut, kemungkinan bahan cukup aman terhadap pencemaran, Cara pengeringan jahe dalam pembuatan simplisia di antaranya: Menggunakan cahaya matahari langsung. Cara ini sederhana dan hanya memerlukan lantai jemur, yang umum digunakan adalah lantai penjemuran dari semen dan rak penjemuran dari kayu. Rimpang jahe yang akan dijemur di sebar secara merata dan pada saat tertentu dibalik agar panas merata dan rimpang tidak retak. Cara penjemuran semacam ini selain murah juga praktis (Farry, 1999).
Solusi yang pernah diberikan
Berbagai pengobatan DM telah dikembangkan dan telah diterapkan pada banyak pasien. Namun, pengobatan pada pasien terkait pada beberapa mekanisme, antara lain: Insulin sensitizer, Secretagogues, Exenatide seminggu sekali, SGLT-2 Inhibitor, Agonis PPAR ganda, dan Glukokinase Aktivator (Ratnadita, 2011).
Berdasarkan referensi diatas biaya pengobatan diabetes tidaklah sedikit.Hanya orang-orang tertentu saja yang mampu melakukan pengobatan secara medis.Untuk itu perlu dilakukan pembuatan minuman jahe undur-undur, sebagai obat diabetes dengan biaya yang mampu dijangkau berbagai kalangan.
Gagasan yang diusulkan
Melihat fenomena tersebut, penulis ingin memberikan solusi untuk memberikan alternatif minuman sehat bagi penderita diabetes.Dalam tulisan ini penulis memanfaatkan perpaduan antara jahe dan undur-undur sebagai bahan utamanya.Bahan ini dipilih karena mudah dalam mendapatkan, mengolah, dan harganya terjangkau untuk semua kalangan.
Tanaman jahe (Zingiber officionale)merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang sering digunakan sebagai obat radisional alami untuk berbagai macam penyakit-penyakit ringan. Berbagai penelitian membuktikan bahwa jahe mempunyai sifat antioksidan. Jahe merah merupakan jenis Tanaman yang lebih dikenal berkhasiat sebagai pencahar, antirematik, dan peluruh masuk angin. Rimpang jahe merah mengandung minyak asiri yang terdiri dari zingeberin, kamfena, lemonin, zingiberen, zingiberal, gingeral, dan shogool. Kandungan lainnya, yakni minyak damar, pati, asam organik, asam malat, asam aksolat, dan gingerin.
Undur-undur atau Myrmeleon sp. merupakan kelompok serangga yang terbukti secara medis dapat menyembuhkan penyakit seperti diabetes dan stroke karena binatang ini mengandung zat sulfonylurea. Kerja sulfonylurea pada undur-undur adalah melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin.
Dengan menggabungkan serbuk jahe dengan undur-undur, yang dibuat dalam bentuk minuman, diharapkan tidak akan ada lagi rasa enggan masyarakat untuk mengonsumsi undur-undur sebagai obat DM. Serbuk Jahe undur-undur dapat dijadikan alternatif pengobatan secara medis. Jahe undur-undur memiliki beberapa kelebihan diantaranya :
a. Bahan baku mudah didapatkan
b. Tidak menimbulkan efek samping
c. Harganya terjangkau bagi semua kalangan
d. Tidak menimbulkan bau sehingga konsumen tidak enggan untuk meminumnya
e. Bebas bahan kimia
f. Dapat dikonsumsi oleh semua umur
g. Bereaksi cepat untuk menyembuhkan diabetes
Meskipun jahe undur-undur memiliki banyak kelebihan, namun jahe undur-undur juga memiliki kendala atau kekurangan, yaitu :
a. Banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang manfaat jahe undur-undur sebagai obat diabetes
b. Belum tersebar luasnya produk ini ke berbagai daerah di Indonesia
c. Masyarakat pada umumnya lebih memilih pengobatan medis daripada pengobatan tradisional
Langkah-langkah Strategis
Usaha pemanfaatan undur-undur dan jahemerupakan salah satu inovasi dalam bidang pertanian dan pengobatan, khususnya untuk pengobatan penyakit diabetes. Agar dapat menarik minat dan kepercayaan masyarakat agar turut pula merealisasikan gagasan ini, perlu dilakukan sebuah pembuktian akan kelebihan dari ide yang ditawarkan. Jika ternyata hasil yang didapatkan sesuai dengan prediksi, maka akan dilakukan tindak lanjut terhadap hasil yang ada.Setelah jahe berhasil diolah menjadi serbuk, maka selanjutnya serbuk tersebut dapat digunakan untuk mengobati penyakit ringan seperti masuk angin, maupun sebagai konsumsi minuman sehari-hari selain teh.Adanya kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi minuman jahe ini dapat ditingkatkan untuk mendukung terealisasinya gagasan bahwa jahe dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit diabetes. Selain itu, akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa undur-undur pula menyembuhkan diabetes.
Pada tahap selanjutnya tidak hanya memanfaatkan jahe dan undur-undur yang sudah ada, namun juga dilakukan budidaya tanaman jahe di lahan masyarakat serta pelestarian undur-undur di lingkungan rumah masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mengatasi masalah keterbatasan bahan baku jahe dan undur-undur. Dengan adanya pemberian informasi mengenai tanaman jahe, cara budidaya yang baik, serta khasiat yang ada diharapkan masyarakat lebih tertarik untuk meningkatkan potensi lahan di sekitar rumah. Begitu pula halnya dengan undur-undur.Binatang kecil ini yang semula hanya dibiarkan saja sebagai penghuni tanah, kini dapat lebih bermanfaat.
Tahap pembuatan Serbuk Jahe
Untuk membuat serbuk jahe undur-undur, setidaknya diperlukan beberapa tahap, diantaranya adalah pemilihan produk, pengupasan, pengirisan, pencucian, pengeringan, dan penepungan.
Pemilihan produk jahe yang baik
jahe yang digunakan dalam proses ini adalah jahe merah. Selain itu dipilih jahe yang telah cukup tua.
Pengupasan, Pengirisan, dan Pencucian
Dalam proses pengupasan digunakan pisau yang tajam dan terhindar dari karat. Hal ini bertujuan agar proses berjalan dengan lancar serta terhindar dari kontaminasi.
Pengirisan jahe dilakukan secara tipis-tipis dengan ketebalan 7-8 mm. Hal ini bertujuan agar jahe lebih cepat kering.
Setelah jahe diiris, perlu adanya pencucian untuk memisahkan jahe dengan sisa-sisa kulit pada saat pengupasan.Pencucian diakhiri dengan membilas hingga jahe benar-benar bersih.
Pengeringan dan Penepungan
Pengeringan dalam proses ini menggunakan sinar matahari langsung. Pada waktu penjemuran, dijaga agar bahan jangan sampai menumpuk.Sedangkan untuk alas penjemuran dapat menggunakan tampah.Irisan jahe yang akan dijemur di sebar secara merata pada tampah dan pada saat tertentu dibalik agar panas merata dan jahe tidak retak-retak. Setelah dijemur atau kering ketebalan akan menjadi 5 – 6 mm dengan kehilangan berat sekitar 60 – 70% (kadar air sekitar 7 – 12%). Cara penjemuran ini dipilih karena praktis dan tidak memerlukan biaya yang banyak.
Jahe yang telah benar-benar kering dapat dihaluskan dengan cara digiling dengan ukuran sekitar 50-60 mesh dan dikemas dalam wadah yang kering. Undur-undur disangrai hingga kering, kemudian di haluskan dengan cara diblender. Setelah itu, maka dapat dilakukan pencampuran antara jahe dan undur-undur dengan perbandingan 5:1.
KESIMPULAN
Gagasan yang diajukan berupa produkalternatifuntuk menyembuhkan diabetes di Indonesia. Penyembuhan ini dilakukan dengan cara menciptakan minuman sehat bagi penderita diabetes yang merupakan perpaduan dua bahan antara jahe dan undur-undur. Kedua bahan ini dipilih karena mudah dalam mendapatkan, mengolah dan harganya dapat dijangkau oleh semua golongan.Dengan mengetahui manfaat jahe dan undur-undur diharapkan gagasan tersebut dapat menurunkan jumlah penderita diabetes secara signifikan dan juga dapat meningkatkan nilai guna jahe dan undur-undur.
Proses pembuatan serbuk jahe undur-undur terdiri dari pemilihan jahe yang baik, pengupasan, pencucian, pengeringan, dan penepungan kemudian proses pencampuran serbuk jahe dan serbuk undur-undur dengan perbandingan 5:1.
Hasil yang akan diperoleh dengan adanya jahe undur-undur ini yaitu membantu penderita diabetes golongan menengah ke bawah untuk sembuh dari penyakit diabetes, tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Selain itu penderita dapat mengurangi konsumsi obat-obatan kimia yang dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping atau penyakit lainnya. Sehingga diharapkan adanya penurunan persentase penderita diabetes di Indonesia, serta terciptanya suatu keadan masyarakat yang lebih sehat, dan semakin meningkatkan nilai guna jahe dan undur-undur.
DAFTAR PUSTAKA
Bachtiar, dkk. 2007. Mengenal Undur-Undur. Mojokerto: Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH)
Christine. 2009. Jahe Instant. http://langkahkakikecil.blogspot.com/ . [19 Februari 2012]
Farry B. Paimin; Murhananto. 1999. Budidaya, Pengolahan, Perdagangan Jahe. Edisi Revisi. Penebar Swadaya
Mulyadi, Agus. 2011. Undur-undur, Hewan Unik Obat Diabetes. attachment:/366/undur-undur-hewan-unik-obat-diabetes.html. [19 Februari 2012]
Tjekyan, R.M. Suryadi. 2007. Peminum Kopi Di Kotamadya Palembang. Jurnal Makara, Kesehatan, Vol. 11, No. 2 hlm. 54-60. Palembang: Sriwijaya University
Puspitarini, Margaret. 2011. Mahasiswa UNY Ciptakan Minuman Sehat Jahe-Cacing.http;//okezone.com/. [21 Februari 2012]
Ratnadita, Adelia. 2011. Berbagai Pengobatan Baru Diabetes Melitus.http://rumahdiabetes.com/. [21 Februari 2012]
Soegondo. 2010. Diabetes, The Silent Killer. http://Medicastore.com/. [21 Februari 2012]
Surya. 2010. Undur-undur, Obat Alternatif Atasi Diabetes. http://www.smallcrab.com/. [19 Februari 2012]
Wikipedia. 2012. Diabetes mellitus. http://wikipedia.com/. [21 Februari 2012]
LAMPIRAN
DAFTAR RIWAYAT HIDUP KETUA PELAKSANA
Nama : Hanik Tri Wahyuni
Tempat, tanggal lahir : Boyolali, 06 Juni 1993
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat asal : Kiringan Rt/Rw: 09/03, Manggis, Mojosongo, Boyolali
Riwayat Pendidikan :
1. SD : SDNegeri Manggis 02
2. SMP : SMPNegeri 1 Mojosongo
3. SMA : SMK Negeri 1 Mojosongo
4. PT : Universitas Sebelas Maret
Pengalaman Organisasi :
1. KSI FP UNS periode 2012
2. BM FP UNS periode 2012
3. Staff KDI Bidang Syiar FUSI FP UNS periode 2012
Motto : Harapan merupakan sebagian dari rahmat Allah SWT.
Surakarta, 1 Maret 2012
Hanik Tri Wahyuni
NIM H3111032
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ANGGOTA KELOMPOK
Nama : Enny Sundari
Tempat, tanggal lahir : Sukoharjo, 25 April 1993
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat asal : Kateguhan Rt.01 Rw.02 Kateguhan, Tawangsari, Sukoharjo
Riwayat Pendidikan :
1. SD : SDNegeri Kateguhan 02
2. SMP : SMPNegeri 1 Tawangsari
3. SMA : SMANegeri 1 Tawangsari
4. PT : Universitas Sebelas Maret
Motto : tetap semangat dan maju terus
Surakarta, 1 Maret 2012
Enny Sundari
NIM H3111021
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ANGGOTA KELOMPOK
Nama : Ayu Wulan Sari
Tempat, tanggal lahir : Klaten, 21 Mei 1991
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat Kost : KOST”Filantropi” gang Tejo 2, Jebres
Riwayat Pendidikan :
1. SD : SDN 2 Nanggulan
2. SMP : SLTPN 1 Cawas
3. SMA : SMUN 1 Cawas
4. PT : Universitas Sebelas Maret
Pengalaman Organisasi :
1. PMR periode 2003/2004
2. Staff Keilmiahan FORMAT periode 2009/2010
Motto : Dimana ada kemauan disitu ada jalan
Surakarta, 1 Maret 2012
Ayu Wulan Sari
H0708084
DAFTAR RIWAYAT HIDUP DOSEN PENDAMPING
Nama Lengkap : Edhi Nurhartadi, S.T.P., M.P.
Tempat, tanggal lahir : Yogyakarta, 15 Juni 1976
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pangkat / Jabatan / Gol : Penata Muda Tk. I /Tenaga Pengajar / III -b
NIP : 197606152009121002
Bidang Keahlian : Mikrobiologi Pangan
Alamat Kantor : Universitas Sebelas Maret, Fakultas Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Jl. Ir. Sutami No.36 A, Kentingan, Surakarta
Alamat Rumah : Jl. Dr. Wahidin No. 10 Yogyakarta 55222
Telepon : 0274-585265/08121560536
Email : edhi13@yahoo.com
PENDIDIKAN
Jenjang Tahun Tempat Bidang Ilmu
S2 2005 Universitas Gadjah Mada Ilmu dan Teknologi Pangan
S1 1999 Universitas Gadjah Mada Teknologi Hasil Pertanian
PENELITIAN
No. Tahun Judul Penelitian
1. 2012 Pengaruh Proses Ekstraksi dengan Variasi Proporsi Pelarut dan Variasi Lama Perendaman terhadap Kadar Kurkuminoid, Aktivitas Antioksidan, dan Total Fenol Pada Simplisia Rimpang Temulawak.
2. 2011 Pengaruh Variasi Lama Perendaman dan Pelarut pada Ekstraksi Rimpang Temulawak terhadap Kadar Kurkuminoid, Total Fenol dan Aktivitas Antioksidan
3. 2011 Karakteristik Kaldu Nabati dari Kacang Kedelai Hitam (Glisine soja), Kacang Gude (Cajanus cojan), dan Biji Saga (Adhenantera pavonina) Melalui Fermentasi Garam
4. 2011 Pengaruh Berbagai Teknik Pengeringan Terhadap Kadar Kurkuminoid dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Oleoresin Rimpang Temulawak (Curcuma sp)
5. 2010 Aplikasi Edible Coating Chitosan-Ekstrak Daun Jati Pada Sosis Daging Sapi Untuk Menghambat Kerusakan Mikrobiologis dan Oksidatif
6. 2010 Tempe Overripe ( Tempe Bosok ) : Karakter Sensori dan Biokimiawi serta Potensinya Sebagai Bumbu Penyedap
7. 2005 Isolasi dan Karakterisasi Yeast Amilolitik dari Ragi Tape
8. 1999 Isolasi Bakteri Asam Laktat Probiotik dari Saluran Pencernaan Ayam
9. 1998 Produksi Bakteriosin oleh Leuconostoc SM22 Pada Berbagai Media Fermentasi
PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
1.
2011 Pemberdayaan Perempuan Sebagai Usaha Penyelamatan Generasi Penerus Melalui Penyuluhan Makanan Sehat dan Aman di Beberapa Kecamatan eks Karesidenan Surakarta
SEMINAR DAN PELATIHAN
Seminar / Pelatihan /Kursus Institusi Tahun
Lokakarya Pengelolaan Database Profil dan Karya Ilmiah Dosen Terpadu Berbasis Website Bagian Sistem Informasi
Universitas Sebelas Maret 28 Juli 2011
Lokakarya Review Instrumen Evaluasi Kurikulum Pusat pengembangan Sistem Pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret 27 Juli 2011
Seminar dan Workshop Biologi Molekuler I Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Pusat Bioteknologi dan Biodiversitas LPPM 12 Februari 2011
Seminar Hasil Penelitan dan Pengabdian pada Masyarakat Dana BLU Fakultas Pertanian UNS 12 Januari 2011
Seminar Nasional dan Pertemuan PATPI 2003 “Peranan Industri dalam Pengembangan Produk Pangan di Indonesia” PATPI Indonesia - Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada 22 – 23 Juli 2003
Seminar dan Diskusi Terbatas tentang “Makanan Berbasis Produk Transgenik” Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada 20 Februari 2002
Seminar Value Added Products: New Products and Opportunities Pusat Studi Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada 2 Maret 2002
Seminar Nasional Pangan PAU Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada 14 September 1999
International Conference on Asian Network on Microbial Researches, Gadjah Mada University 23-25 February 1998
Seminar Pemantapan Struktur Industri Hasil Pertanian Untuk Mengembangkan Agroindustri Kecil dan Menengah, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada 19 September 1998
Pengujian Sensori Produk Pangan ITP-Fateta-IPB dan Seafast Center-IPB 20-22 April 2010
Training of Trainer (TOT) Kepemimpinan Biro Administrasi dan Kemahasiswaan Universitas Sebelas Maret 22-24 Oktober 2010
Pelatihan Metodologi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Bagi Dosen Baru Di Lingkungan UNS Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret 2 Juli 2010
Workshop Produksi Bahan Ajar Digital Untuk Pembelajaran Pusat pengembangan Sistem Pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret 16 Juni 2010
Pelatihan Desain Instruksional e-Learning Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret 14-15 Juni 2010
Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret 7-8 Juni 2010
Pelatihan Penguatan Kompetensi Dosen Pembimbing Tugas Akhir Pusat Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karir, Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret 26 Mei 2010
Pelatihan Penguatan Kompetensi Dosen Pembimbing Akademis, Pusat Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karir, Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret, 19 Mei 2010
Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional-Applied Approach (PEKERTI-AA) Tahap Tatap Muka Pusat Pengembangan Sistem pembelajaran, Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Sebelas Maret 17,18,24,25,31 Maret dan 1,2 Juni 2010
PUBLIKASI
Isolasi dan Karakterisasi Yeast Amilolitik dari Ragi Tape Januari 2011 Jurnal Teknologi Hasil Pertanian FP UNS
Kajian Karakteristik Kimia dan Sensori Tempe Kedelai (Glycine max) Denga Variasi Penambahan Berbagai Jenis Bahan Pengisi (Kulit Ari Kedelai, Millet (Pennisetum spp.), dan Sorgum (Sorghum bicolor)) September 2011 Jurnal Teknologi Hasil Pertanian FP UNS
Surakarta, Februari 2012
Edhi Nurhartadi, S.T.P., M.P.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar